Pengertian Manajemen Biaya, Konsep dan Manfaatnya

Manajemen Biaya atau Expense Management merupakan sebuah tantangan bagi bisnis yang baru berjalan maupun yang sudah mature atau dewasa. Maksudnya disini adalah berapapun usia sebuah bisnis, manajemen biaya tetap perlu diperhatikan pergerakannya karena manajemen biaya merupakan kunci dari cash flow bisnis tersebut.

Manajemen Biaya atau Expense Management merupakan sebuah tantangan bagi bisnis yang baru berjalan maupun yang sudah mature atau dewasa. Maksudnya disini adalah berapapun usia sebuah bisnis, manajemen biaya tetap perlu diperhatikan pergerakannya karena manajemen biaya merupakan kunci dari cash flow bisnis tersebut.

Expense management (manajemen biaya) adalah sebuah sistem yang didesain agar dapat memberikan informasi bagi manajemen untuk pengidentifikasian peluang-peluang penyempurnaan, perencanaan strategi dan pembuatan keputusan operasional mengenai pengadaan dan penggunaan sumber-sumber yang diperlukan oleh organisasi. Kurang lebihnya, manajemen biaya bisa dikatakan seperti anggaran perusahaan atau bisnis. Anggaran lebih seperti prediksi perkiraan keuangan perusahaan untuk periode yang akan datang, sedangkan manajemen biaya lebih mengatur keuangan perusahaan untuk strategi yang akan dijalankan nantinya.

Sistem manajemen biaya ini terdiri atas semua alat, teknik dan metode yang secara bersama-sama membentuk hubungan dengan elemen lainnya, seperti:

  1. Pengembangan
  2. Pembelian dan Produksi
  3. Pelayanan Konsumen
  4. Pemasaran dan Distribusi

Konsep Dasar Sistem Manajemen Biaya

Nah, setelah mengetahui pengertian dan kegunaan dari Cost Management System, selanjutnya kita akan membahas mengenai konsep dasar dari Cost Management System. Jadi sob, terdapat beberapa konsep dasar dari sistem manajemen biaya itu sendiri, yaitu:

  1. Konsep Nilai Tambah

Merupakan suatu sistem yang akan membuat perusahaan berusaha agar melakukan semua aktivitas bernilai tambah dengan cara se-efesien mungkin dan bahkan akan menghilangkan aktivitas yang tak punya nilai tambah.

  1. Konsep Akuntansi Aktivitas

Merupakan sebuah proses untuk pengumpulan serta pelacakan dari kinerja keuangan serta operasional yang ada, tentang aktifitas yang signifikan dalam perusahaan dan juga menyediakan timbal balik antara hasil sesungguhnya dengan yang telah direncanakan.

Dalam hal ini juga untuk menentukan langkah koreksi bila semua memerlukan Activity-Based Costing (ABC). ABC merupakan sebuah metodologi dalam mengatur kinerja aktivitas serta biaya, sumber-sumber, serta obyek biaya.

  1. Konsep Biaya Target

Merupakan salah satu konsep yang berbasis pada pasar yang mana dihitung menggunakan harga pasar yang ditujukan untuk dapat memperoleh pangsa pasar yang telah ditentuakan sebelumnya. Dalam hal ini penetuan biaya terget merupakan salah satu alat manajemen agar dapat meminimalkan biaya salam proses daur hidup dari produk.

Bila kita berbicara dengan prinsip manajemen investasi maka sistem manajemen biaya ini harus dapat, mengkaji semua usulan terhadap investasi secara teliti, pembuatan keputusan investasi yang konsisten terhadap tujuan awal, mengkoreksi keputusan dengan kriteria ganda.

Selain itu sistem manajemen biaya juga harus dapat mempertimbangkan resiko dari investasi, pelacakkan terhadap aktivitas probability investasi, mendukung dari pengurangan terhadap aktivitas tak bernilai tambah, serta mandukung dalam pencapaian biaya target.

Manfaat manajemen biaya, antara lain:

  1. Perencanaan serta dapat mengendalikan suatu organisasi.
  2. Peningkatan terhadap suatu pelacakkan biaya.
  3. Mengoptimalkan kinerja dari daur hidup suatu produk.
  4. Dapat membuat sebuah keputusan.
  5. Manajemen investasi.
  6. Mengukur dari hasil kinerja.
  7. Mendukung dalam otomasi beserta filosofi pemanufakturan.

Aplikasi kasir POST menyediakan fitur untuk mengelola manajemen biaya untuk bisnis kamu.

Simak cara mengelola pengeluaran lewat dashboard POST berikut ini!

1.Login akunmu di dashboard POST

2. Pada kiri tampilan utama dashboard, klik menu “Laporan”.

3. Selanjutnya, klik sub menu “Pengeluaran”. Pilih “+ Pengeluaran Baru” jika ingin menambahkan pengeluaran.

4. Buat detail pengeluaran, mulai dari jumlah pengeluaran, kategori, nama pengeluaran, tanggal pengeluaran, dan outlet yang terkait. Jika semua data sudah terisi, klik “Simpan”.

5. Selesai! Detail pengeluaran akan muncul di dashboard.

Nah, kalau kamu sudah mengetahui tentang manajemen biaya, aplikasi kasir POST. akan memudahkan kamu dalam mengelola inventori dan memberikan fitur pencatatan lengkap agar manajemen biaya dan anggaran kamu lebih bisa diatur untuk strategi berikutnya.

Kamu bisa mendownload aplikasi kasir POST di Google Play Store ataupun App Store, semangat terus membangun bisnis ya!

Baca juga: Pentingnya Membangun Networking dalam Bisnis.

  • Share

Artikel Terkait

online 24 jam Whatsapp Chat