Minimal Transaksi QRIS: Aturan, Limit, dan Keuntungan QRIS

QRIS semakin menjadi metode pembayaran favorit di Indonesia. Selain praktis, QRIS juga menerima hampir semua jenis e-wallet dan mobile banking sehingga memudahkan pelanggan ketika bertransaksi. aNamun banyak pemilik usaha masih bertanya-tanya: apakah QRIS memiliki minimal transaksi? Apakah bisa pembayaran kecil di bawah Rp10.000? Apakah bisa 1 rupiah?

Artikel ini membahas lengkap soal minimal transaksi QRIS, batasan nominal, serta bagaimana aplikasi seperti POST membantu mempermudah penerimaan pembayaran QRIS di toko mana pun.

Berapa Minimal Pembayaran Pakai QRIS?

Secara resmi, minimal transaksi QRIS adalah Rp1. Artinya, pembeli dapat melakukan pembayaran QRIS meskipun nominalnya sangat kecil.

Aturan ini mengacu pada ketentuan Bank Indonesia di mana QRIS bisa dipakai untuk berbagai kebutuhan transaksi ritel tanpa batas minimal nominal tertentu.

Dengan demikian, pelaku usaha tidak perlu khawatir untuk menerima pembayaran dalam jumlah kecil, misalnya snack, permen, topping tambahan, atau biaya administrasi kecil lainnya.

Apakah Bisa Bayar QRIS di Bawah 10 Ribu?

Ya, bisa. Pembayaran QRIS tidak memiliki batas minimal Rp10.000, sehingga pelanggan tetap bisa membayar nominal di bawah itu, misalnya:

  • Rp2.000
  • Rp5.000
  • Rp8.000

Selama merchant sudah menyediakan QRIS dan transaksi sesuai ketentuan BI, pembayaran dapat dilakukan tanpa hambatan.

Apakah QRIS Bisa 1 Rupiah?

Secara teknis bisa, karena minimal transaksi QRIS ditetapkan Rp1. Namun dalam praktiknya, kebanyakan aplikasi pembayaran membulatkan nominal ke angka penuh agar memudahkan proses input dan menghindari error sistem. Meski begitu, peraturan tetap memperbolehkan transaksi mikro selama nominal tercatat valid.

Berapa Batas Transaksi QRIS?

Selain minimal transaksi, penting juga memahami batas maksimal transaksi QRIS. Mengacu pada ketentuan Bank Indonesia:

  • Limit maksimum per transaksi: Rp10.000.000
  • Limit harian dapat berbeda tergantung jenis akun pengguna dan ketentuan penyedia jasa pembayaran
  • Untuk merchant, penerimaan QRIS tidak dibatasi harian, tetapi tetap tunduk pada monitoring aktivitas transaksi sebagai upaya keamanan

Batas transaksi ini dibuat agar pengguna tetap aman serta melindungi merchant dari risiko fraud atau aktivitas mencurigakan.

Pembayaran QRIS Melalui Aplikasi POST

Menggunakan QRIS saja tidak cukup jika tidak terintegrasi dengan pencatatan penjualan yang rapi. Di sinilah peran aplikasi POS sangat penting.

Aplikasi seperti POST menyediakan fitur penerimaan QRIS langsung dari aplikasi kasir, membuat transaksi menjadi lebih cepat dan otomatis terekam. Berikut keuntungan menggunakan QRIS melalui aplikasi POST:

1. QRIS Langsung Terintegrasi di Kasir

Tidak perlu aplikasi tambahan. Setiap transaksi QRIS langsung muncul sebagai penjualan di laporan harian.

2. Pencairan Otomatis dan Aman

POST memastikan bahwa setiap transaksi QRIS masuk sesuai jadwal pencairan tanpa proses manual tambahan.

3. Mode Offline Tetap Bisa Dipakai

Meskipun sedang tidak tersambung internet, transaksi kasir tetap dapat dilakukan. Saat online kembali, data otomatis tersinkronisasi.

4. Laporan Penjualan Real-Time

Setiap transaksi QRIS tercatat otomatis sehingga pemilik usaha bisa melihat omzet, transaksi terbesar, dan produk paling laku.

5. Bisa Digunakan di Banyak Cabang Tanpa Biaya Tambahan

Pemilik usaha dengan beberapa toko dapat memantau semua penerimaan QRIS dari satu dashboard.

6. Cocok untuk Semua Jenis Bisnis

Baik kedai kecil, kedai kopi, barbershop, toko kelontong, hingga usaha rumahan bisa mendapatkan manfaat dari QRIS melalui POST.

Cara Menggunakan QRIS di POST

Berikut langkah mudah menggunakan QRIS melalui aplikasi kasir:

  1. Daftar akun

Daftar melalui dashboard POST.

  1. Aktivasi QRIS

Pengajuan dapat dilakukan langsung dari menu pembayaran.

  1. Cetak kode QRIS

QR bisa dipajang di meja, kasir, atau dikirim lewat aplikasi pesan.

  1. Terima pembayaran

Tampilkan nominal transaksi, berikan QRIS kepada pelanggan, dan sistem akan otomatis membaca pembayaran setelah selesai.

  1. Cek laporan penjualan

Semua transaksi QRIS dan tunai akan tampil dalam satu sistem yang sama.

Kenapa Pelaku Usaha Perlu Memperhatikan Minimal Transaksi QRIS?

Mengetahui batas minimal dan maksimal QRIS membantu pelaku usaha:

  • Menyusun strategi harga untuk produk kecil
  • Menjual produk dengan nominal kecil tanpa hambatan pembayaran
  • Menyediakan opsi pembayaran yang fleksibel bagi pelanggan
  • Mengurangi penolakan transaksi karena nominal rendah
  • Mengoptimalkan konversi penjualan pada produk mikro

Semakin mudah pelanggan membayar, semakin besar peluang pembelian meningkat.

Minimal transaksi QRIS adalah Rp1, sehingga pembeli dapat membayar nominal kecil tanpa batas minimal tertentu. Batas maksimal transaksi adalah Rp10 juta per transaksi, sesuai ketentuan BI.

Untuk mempermudah pencatatan transaksi QRIS, pelaku usaha dapat menggunakan aplikasi POS seperti POST yang menghadirkan QRIS langsung di kasir, mencatat transaksi secara otomatis, menyediakan laporan penjualan real-time, dan memudahkan operasional bisnis sehari-hari.

Ingin mulai menerima pembayaran QRIS dengan lebih mudah? Daftar sekarang di dashboard POST berikut ini. Atau unduh aplikasinya di Google Play di sini!

  • Share

Artikel Terkait

24 Jam Online
Whatsapp Chat