30 Jajanan Warung Paling Laris yang Cocok untuk UMKM 2026
- Nida Sholehah
- 17 hours ago
QRIS semakin menjadi metode pembayaran favorit di Indonesia. Selain praktis, QRIS juga menerima hampir semua jenis e-wallet dan mobile banking sehingga memudahkan pelanggan ketika bertransaksi. aNamun banyak pemilik usaha masih bertanya-tanya: apakah QRIS memiliki minimal transaksi? Apakah bisa pembayaran kecil di bawah Rp10.000? Apakah bisa 1 rupiah?
Artikel ini membahas lengkap soal minimal transaksi QRIS, batasan nominal, serta bagaimana aplikasi seperti POST membantu mempermudah penerimaan pembayaran QRIS di toko mana pun.
Secara resmi, minimal transaksi QRIS adalah Rp1. Artinya, pembeli dapat melakukan pembayaran QRIS meskipun nominalnya sangat kecil.
Aturan ini mengacu pada ketentuan Bank Indonesia di mana QRIS bisa dipakai untuk berbagai kebutuhan transaksi ritel tanpa batas minimal nominal tertentu.
Dengan demikian, pelaku usaha tidak perlu khawatir untuk menerima pembayaran dalam jumlah kecil, misalnya snack, permen, topping tambahan, atau biaya administrasi kecil lainnya.
Ya, bisa. Pembayaran QRIS tidak memiliki batas minimal Rp10.000, sehingga pelanggan tetap bisa membayar nominal di bawah itu, misalnya:
Selama merchant sudah menyediakan QRIS dan transaksi sesuai ketentuan BI, pembayaran dapat dilakukan tanpa hambatan.
Secara teknis bisa, karena minimal transaksi QRIS ditetapkan Rp1. Namun dalam praktiknya, kebanyakan aplikasi pembayaran membulatkan nominal ke angka penuh agar memudahkan proses input dan menghindari error sistem. Meski begitu, peraturan tetap memperbolehkan transaksi mikro selama nominal tercatat valid.
Selain minimal transaksi, penting juga memahami batas maksimal transaksi QRIS. Mengacu pada ketentuan Bank Indonesia:
Batas transaksi ini dibuat agar pengguna tetap aman serta melindungi merchant dari risiko fraud atau aktivitas mencurigakan.
Menggunakan QRIS saja tidak cukup jika tidak terintegrasi dengan pencatatan penjualan yang rapi. Di sinilah peran aplikasi POS sangat penting.
Aplikasi seperti POST menyediakan fitur penerimaan QRIS langsung dari aplikasi kasir, membuat transaksi menjadi lebih cepat dan otomatis terekam. Berikut keuntungan menggunakan QRIS melalui aplikasi POST:
Tidak perlu aplikasi tambahan. Setiap transaksi QRIS langsung muncul sebagai penjualan di laporan harian.
POST memastikan bahwa setiap transaksi QRIS masuk sesuai jadwal pencairan tanpa proses manual tambahan.
Meskipun sedang tidak tersambung internet, transaksi kasir tetap dapat dilakukan. Saat online kembali, data otomatis tersinkronisasi.
Setiap transaksi QRIS tercatat otomatis sehingga pemilik usaha bisa melihat omzet, transaksi terbesar, dan produk paling laku.
Pemilik usaha dengan beberapa toko dapat memantau semua penerimaan QRIS dari satu dashboard.
Baik kedai kecil, kedai kopi, barbershop, toko kelontong, hingga usaha rumahan bisa mendapatkan manfaat dari QRIS melalui POST.
Berikut langkah mudah menggunakan QRIS melalui aplikasi kasir:
Daftar melalui dashboard POST.
Pengajuan dapat dilakukan langsung dari menu pembayaran.
QR bisa dipajang di meja, kasir, atau dikirim lewat aplikasi pesan.
Tampilkan nominal transaksi, berikan QRIS kepada pelanggan, dan sistem akan otomatis membaca pembayaran setelah selesai.
Semua transaksi QRIS dan tunai akan tampil dalam satu sistem yang sama.
Mengetahui batas minimal dan maksimal QRIS membantu pelaku usaha:
Semakin mudah pelanggan membayar, semakin besar peluang pembelian meningkat.
Minimal transaksi QRIS adalah Rp1, sehingga pembeli dapat membayar nominal kecil tanpa batas minimal tertentu. Batas maksimal transaksi adalah Rp10 juta per transaksi, sesuai ketentuan BI.
Untuk mempermudah pencatatan transaksi QRIS, pelaku usaha dapat menggunakan aplikasi POS seperti POST yang menghadirkan QRIS langsung di kasir, mencatat transaksi secara otomatis, menyediakan laporan penjualan real-time, dan memudahkan operasional bisnis sehari-hari.
Ingin mulai menerima pembayaran QRIS dengan lebih mudah? Daftar sekarang di dashboard POST berikut ini. Atau unduh aplikasinya di Google Play di sini!