4 Fungsi Mesin QRIS untuk Usaha dan Cara Menggunakannya

4 Fungsi Mesin QRIS untuk Usaha dan Cara Menggunakannya

Pembayaran digital kini menjadi bagian penting dalam operasional usaha. Salah satu metode yang paling banyak digunakan adalah QRIS, karena memungkinkan pelanggan membayar dengan berbagai aplikasi hanya dengan satu kode QR. Seiring meningkatnya kebutuhan ini, banyak pelaku usaha mulai mencari informasi tentang mesin QRIS, mulai dari fungsi, biaya, hingga perbedaannya dengan EDC.

Artikel ini akan membahas apa itu mesin QRIS, kisaran biaya yang perlu disiapkan, perbedaan QRIS dan EDC, biaya transaksi QRIS, serta bagaimana POST menyediakan QRIS dinamis tanpa perlu perangkat tambahan untuk mendukung pembayaran usaha.

Apa Itu Mesin QRIS?

Mesin QRIS adalah istilah yang sering digunakan untuk menyebut alat atau sistem yang digunakan oleh usaha untuk menerima pembayaran melalui QRIS. Pada praktiknya, mesin QRIS tidak selalu berupa perangkat fisik khusus seperti EDC.

QRIS sendiri adalah standar kode QR nasional yang memungkinkan pembayaran dari berbagai e-wallet dan mobile banking. Untuk menggunakannya, usaha hanya membutuhkan media untuk menampilkan kode QR dan sistem untuk mencatat transaksi. Media tersebut bisa berupa cetakan QR statis, layar perangkat, atau aplikasi kasir digital.

Karena itu, dalam banyak kasus, yang disebut sebagai mesin QRIS sebenarnya adalah sistem kasir atau aplikasi POS yang sudah terintegrasi dengan fitur QRIS. Sistem inilah yang berperan mencatat transaksi, menampilkan QR dinamis, dan mengelola laporan pembayaran.

Berapa Harga Mesin QRIS?

Harga mesin QRIS sangat bergantung pada jenis solusi yang digunakan. Jika usaha memilih menggunakan perangkat fisik seperti EDC yang mendukung QRIS, biayanya bisa berkisar dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah, tergantung spesifikasi dan penyedia layanan.

Namun, jika menggunakan aplikasi kasir digital yang sudah menyediakan QRIS, pelaku usaha tidak perlu membeli mesin tambahan. QRIS dapat ditampilkan langsung dari aplikasi, sehingga biaya awal menjadi lebih hemat.

Bagi usaha kecil hingga menengah, solusi tanpa perangkat tambahan sering kali lebih efisien. Selain mengurangi biaya investasi, sistem ini juga lebih mudah diatur dan fleksibel untuk berbagai jenis usaha, baik offline maupun semi-online.

Apa Bedanya EDC dan QRIS?

EDC dan QRIS sama-sama digunakan untuk menerima pembayaran non-tunai, tetapi memiliki cara kerja yang berbeda. EDC adalah perangkat fisik yang digunakan untuk memproses pembayaran menggunakan kartu debit atau kartu kredit. Pelanggan perlu memasukkan atau menempelkan kartu pada mesin untuk menyelesaikan transaksi.

QRIS, di sisi lain, menggunakan kode QR sebagai media pembayaran. Pelanggan cukup memindai QR dari mesin QRIS atau hasil print out menggunakan aplikasi e-wallet atau mobile banking, lalu melakukan konfirmasi pembayaran di ponsel mereka.

Dari sisi usaha, QRIS cenderung lebih praktis karena tidak memerlukan perangkat khusus dan dapat menerima pembayaran dari berbagai aplikasi sekaligus. EDC lebih cocok untuk usaha yang banyak melayani pembayaran kartu, sementara QRIS unggul dalam fleksibilitas dan kemudahan penggunaan.

Banyak usaha kini memilih mengombinasikan keduanya, tetapi untuk operasional harian yang efisien, QRIS sering menjadi pilihan utama.

Bikin QRIS Kena Biaya Berapa?

Pembuatan QRIS untuk usaha pada umumnya tidak dikenakan biaya pendaftaran. Namun, setiap transaksi QRIS akan dikenakan Merchant Discount Rate atau MDR. Besaran MDR ini ditetapkan oleh regulator dan berbeda tergantung kategori usaha.

Untuk usaha mikro, MDR biasanya lebih rendah dibandingkan usaha menengah dan besar. Potongan ini langsung dikenakan saat transaksi berhasil, sehingga pelaku usaha menerima dana bersih setelah dipotong MDR.

Meskipun ada potongan biaya, QRIS tetap dianggap efisien karena membantu mempercepat transaksi, mengurangi pengelolaan uang tunai, dan meningkatkan kenyamanan pelanggan. Banyak pelaku usaha menilai manfaat ini jauh lebih besar dibandingkan biaya yang dikenakan.

Menurut artikel Katadata, pemanfaatan QRIS memfasilitasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengembangkan opsi pembayaran dan meningkatkan efisiensi operasional tanpa memerlukan investasi perangkat keras yang besar. Keuntungan ini didukung oleh kemudahan penggunaan QRIS, kecepatan proses transaksi, serta ketersediaan program insentif seperti promosi atau diskon untuk setiap transaksi yang menggunakan QRIS.

Fungsi Mesin QRIS bagi Usaha

Berikut adalah fungsi-fungsi penting mesin QRIS bagi usaha:

  • Mempermudah penerimaan pembayaran digital: Menerima pembayaran dari berbagai sumber hanya dengan satu kode, mengurangi kebutuhan banyak metode pembayaran terpisah.
  • Mempercepat proses transaksi: Pembayaran lebih cepat karena tidak memerlukan input manual atau pencarian uang kembalian.
  • Membantu pencatatan transaksi: Setiap transaksi otomatis tercatat dan masuk ke laporan penjualan, terutama jika terintegrasi dengan sistem kasir.
  • Meningkatkan pengalaman pelanggan: Pelanggan dapat membayar dengan metode yang biasa mereka gunakan, meningkatkan kenyamanan dan kepuasan.

QRIS Dinamis sebagai Solusi Pembayaran Modern

QRIS dinamis adalah kode QR yang dihasilkan secara otomatis oleh sistem dengan nominal transaksi yang sudah ditentukan. Berbeda dengan QRIS statis, QRIS dinamis mengurangi risiko kesalahan input nominal dan membuat proses pembayaran lebih cepat.

Bagi usaha dengan volume transaksi tinggi, QRIS dinamis sangat membantu karena kasir tidak perlu menghitung atau mengecek ulang jumlah pembayaran. Semua sudah tercatat secara otomatis oleh sistem.

POST sebagai Penyedia QRIS Dinamis Tanpa Perangkat Tambahan

POST hadir sebagai aplikasi POS modern yang menyediakan QRIS dinamis langsung dari sistem kasir. Dengan POST, pelaku usaha tidak memerlukan mesin QRIS tambahan atau perangkat khusus.

Semua proses, mulai dari mencatat penjualan, menampilkan QRIS, hingga menyusun laporan transaksi, dilakukan dalam satu platform. Hal ini memudahkan operasional harian usaha, terutama di sektor F&B, retail, dan jasa.

POST juga membantu pengelolaan stok, pencatatan pengeluaran, serta pembuatan laporan otomatis. Dengan sistem yang terintegrasi, pemilik usaha dapat memantau performa bisnis secara lebih akurat dan real-time.

Mengapa Usaha Perlu Mempertimbangkan QRIS Tanpa Mesin?

Menggunakan QRIS tanpa mesin fisik memberikan beberapa keuntungan. Usaha tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli atau menyewa perangkat. Setup lebih cepat dan mudah, karena cukup menggunakan aplikasi kasir yang sudah ada.

Selain itu, sistem ini lebih fleksibel untuk berbagai skala usaha. Baik usaha kecil maupun bisnis dengan banyak cabang dapat menggunakan QRIS dinamis tanpa harus mengelola banyak perangkat.

Mesin QRIS pada dasarnya adalah sistem yang membantu usaha menerima pembayaran QRIS secara praktis. Dalam praktiknya, solusi terbaik tidak selalu berupa perangkat fisik, tetapi sistem kasir digital yang terintegrasi.

Dengan QRIS dinamis dari POST, pelaku usaha dapat menerima pembayaran digital, mencatat transaksi, mengelola stok, dan membuat laporan otomatis dalam satu platform tanpa perlu perangkat tambahan. Solusi ini membantu usaha bekerja lebih efisien dan siap menghadapi tren pembayaran digital.

Ingin usaha Anda menerima pembayaran QRIS tanpa ribet dan tanpa mesin tambahan? Pelajari solusi kasir dan QRIS dinamis untuk bisnis Anda melalui POST dan mulai kelola pembayaran usaha dari satu platform.

  • Share

Artikel Terkait

online 24 jam Whatsapp Chat